Selamat datang di Organ Cowok

Hati-hati dengan cowok ganteng

0 komentar


Bertemu sahabat setelah lama tak jalan bersama membuat banyak cerita terumbar. Dari cerita cinta kami yang tak berlabuh hingga obrolan tentang bagaimana memilih pasangan hidup. Satu ketika kawan saya berguyon pada atasannya “Pak, kalau pulang dari sana, bawa cowok ganteng satu ya buat saya?” Sang atasan malah membalas dengan “Yakin mau cowok ganteng? Gak nyesel?” Kawan saya pun bingung dibuatnya. “Loh emang kenapa sih pak dengan cowok ganteng!“ Sambil tersenyum, atasannya pun menambahkan “Sekarang mah cowok ganteng udah gak ada yang ngelirik perempuan, bu! Karena mereka bisa mendapatkan cewek cantik manapun dengan tampangnya. Mereka mengubah haluan, yang dicari saat ini adalah cowok-cowok macho yang sedikit lebih menantang!

Saya pun sempat bertanya-tanya. Segitu parahkah dunia saat ini? Sampai-sampai semakin banyak perilaku bertentangan dari norma-norma umum yang biasa kita dapati? Kawan saya menambahkan bahwa rekan kerjanya yang pernah bekerja di sebuah LSM bercerita tentang banyaknya cowok-cowok ganteng nan macho tetapi memilih hidup menjadi seorang gay atau banyak juga yang biseks, bisa dengan cewek dan cowok. Bahkan mereka tidak malu menunjukkan kemesraan di depan kawan-kawan yang lainnya, layaknya pasangan kekasih yang sedang dilanda cinta.

Kawan saya bahkan menasehati saya untuk tidak tergoda dengan cowok cakep berpenampilan rapih. Karena umumnya cowok-cowok necis itulah yang kecenderungannya memiliki perilaku berbeda. Kadang mereka memang menikahi seorang perempuan, namun itu hanyalah kamuflase untuk menutupi keadaan mereka yang sebenarnya. Mungkin mereka tidak ingin omongan masyarakat mengganggu ketenangan keluarga mereka, atau mereka tidak mau keluarganya malu karena kondisi mereka sebenarnya.

Saya sendiri jadi teringat dengan kisah seorang kerabat. Kerabat saya ini adalah seorang perempuan yang bisa dibilang sangat cantik, tak kalah dengan artis-artis ibukota. Dia menikah dengan seorang cowok tampan tentunya. Namun, ketika pernikahan berjalan tahun ketiga, sang bunda heran kenapa putrinya itu belum menunjukkan tanda-tanda kehamilannya. Setelah diusut, akhirnya kerabat saya menceritakan keadaan rumah tangganya. Selama tiga tahun pernikahannya, suaminya hanya menyentuhnya kurang dari 5 kali! Terkejutlah sang bunda mendengar pengakuan putrinya. Akhirnya setelah diselidiki, suaminya ternyata seorang gay. Dengan sangat menyesal, sang bunda membawa putrinya pulang dan meminta anak menantunya itu untuk menceraikannya.

Memang, kita tidak pernah tahu kehidupan yang kita jalani seperti apa. Bahkan terkadang kita tidak bisa mengenali siapa pasangan kita sebenarnya. Kejadian seperti di atas mungkin bukan satu-satunya kisah yang menyakitkan hati. Masih banyak cowok-cowok gay yang menikahi pasangannya hanya untuk menutupi kondisinya sendiri. Tentu yang bisa kita lakukan adalah harus benar-benar menilai orang dengan menyeluruh. Artinya kita harus mengenal calon pasangan kita dari agamanya, keluarganya, teman-temannya, kepribadiannya, dan aktivitasnya sehari-hari.

Satu ciri umum yang bisa kita nilai apakah seorang cowok itu gay atau bukan bisa dilihat dari penampilannya yang jauh lebih necis dari cowok kebanyakan, bisa ditandai dengan berpakaian rapih, wangi, berdandan ala cowok metroseksual. Untuk itu berhati–hatilah dengan cowok ganteng nan necis, jangan-jangan dia adalah seorang penyuka sesama jenis!

Waspadalah….
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Cara Gampang | Creating Website | Johny Template | Mas Templatea | Pusat Promosi
Copyright © 2011. Organ Cowok - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger